LAPORAN
UKK KONFIGURASI MIKROTIK HOTSPOT
Nama : Sapa Asila
NIS : 19.3566
Kelas : XII TKJ
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) PKP 1
DKI
JAKARTA
2022
DAFTAR
ISI
HALAMAN
JUDUL .......................................................................................................... i
DAFTAR
ISI....................................................................................................................... ii
BAB
I PENDAHULUAN................................................................................................... 1
A. Kompetensi........................................................................................................ 1
B. Teori
Singkat..................................................................................................... 1
C. Alat
dan Bahan.................................................................................................. 2
D. Langkah
Kerja................................................................................................... 3
BAB
II KONFIGURASI MIKROTIK HOTSPOT............................................................. 9
A. Konfigurasi
Mirotik........................................................................................... 9
B. Hotspot.............................................................................................................. 23
C. Gambar.............................................................................................................. 27
BAB
III BLOCK SITUS..................................................................................................... 28
A. Block
Situs........................................................................................................ 29
BAB
IV PENUTUP............................................................................................................ 31
A. Kesimpulan........................................................................................................ 31
B. Saran.................................................................................................................. 31
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Kompetensi
1. Memahami fungsi dari
kabel UTP straight dan cross
2. Menguasai cara instalasi kabel UTP straight
dan cross yang baik dan benar
B.
Teori Singkat
Kabel
straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung
satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2
device yang berbeda.
Urutan
standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar
TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai
sesuai standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:
Contoh
penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
1.
Menghubungkan antara computer dengan switch
2.
Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
3.
Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
4.
Menghubungkan switch ke router
5.
Menghubungkan hub ke router Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki
susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua. Kabel cross over digunakan
untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar
kabel cross over.
Contoh
penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
1.
Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
2.
Menghubungkan 2 buah switch
3.
Menghubungkan 2 buah hub
4.
Menghubungkan switch dengan hub
5.
Menghubungkan komputer dengan router
Dari
8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross
over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu
kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.
C.
Alat dan Bahan
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel
UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu:
1. Kabel
UTP dan connector Rj-45
2. Crimping
tools
3. RJ-45
LAN Tester
D. Langkah Kerja
Sekarang akan kita bahas cara pemasangannya. Yang
pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk itu, lakukan
langkah-langkah berikut:
1. Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel
kecil-kecil yang ada didalamnya kelihatan.
2. Pisahkan kabel-kabel tersebut dan luruskan.
Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya yaitu Orange Putih, Orange,
Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu
potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain
3. Susunan
kabel UTP tipe straight bisa Anda lihat pada gambar di bawah:
4. Setelah
kabel tersusun, ambil Jack RJ-45. Seperti yang saya katakan tadi Jack ini terdiri
dari 8 pin. Pin 1 dari jack ini adalah pin yang berada paling kiri jika
posisipin menghadap Anda. Berurut ke kanan adalah jack 1, 2, 3, dan seterusnya
5.
Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan
tadi yaitu sebagai berikut:
·
Orange Putih pada Pin 1
·
Orange pada Pin 2
·
Hijau Putih pada Pin 3
·
Biru pada Pin 4
·
Biru Putih pada Pin 5
·
Hijau pada Pin 6
·
Coklat Putih pada Pin 7
·
Coklat pada Pin 8
6.
Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack.
7. Masukan Jack RJ-45 yang sudah terpasang
dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin
Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit jack tadi dengan tang
crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah
menancap akan mengeluarkan suara “klik”.
8.
Sekarang Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk
ujung kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel
pertama tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45
pada ujung kabel yang kedua
9.
Kalau sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung
kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester
menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah
satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada
masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang.
Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak
nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau
belum.lihat gambar di bawah ini:
Kabel
UTP Tipe Cross
10.
Cara memasang kabel UTP tipe straight sudah saya jelaskan tadi. Sekarang saya bahas
mengenai cara memasang kabel UTP tipe cross. Cara pemasangan kabel UTP tipe
cross hampir sama dengan memasang kabel UTP tipe straight. Mengenai teknis
pemasanganya sama seperti tadi. Perbedaanya adalah urutan warna kabel pada
ujung kabel yang kedua. Untuk ujung kabel pertama, susunan kabel sama dengan
susunan kabel UTP tipe straight yaitu:
·
Orange Putih pada Pin 1
·
Orange pada Pin 2
·
Hijau Putih pada Pin 3
·
Biru pada Pin 4
·
Biru Putih pada Pin 5
·
Hijau pada Pin 6
·
Coklat Putih pada Pin 7
·
Coklat pada Pin 8.
11. Untuk ujung kabel yang kedua, susunan
warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapaun susunan warnanya adalah sebagi
berikut:
·
Hijau Putih pada Pin 1
·
Hijau pada Pin 2
·
Orange Putih pada Pin 3
·
Biru pada Pin 4
·
Biru Putih pada Pin 5
·
Orange pada Pin 6
·
Coklat Putih pada Pin 7
·
Coklat pada Pin 8.
12.
Hasil akhir kabel UTP tipe cross akan seperti ini:
13.
Kesimpulannya adalah jika Anda memasang kabel UTP tipe straight maka susunan
warna pada kedua ujung kabel adalah sama. Sedangkan cara pemasangan UTP tipe 9
cross, susunan warna ujung kabel pertama berbeda dengan unjung kabel kedua.
Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan
saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross
ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyala semua setiap led dari
nomor 1 sampai 8.lihat gambar di bawah ini :
BAB
2
Konfigurasi
Mikroti Hotspot
Aplikasi
yang akan digunakan untuk melakukan konfigurasi terhadap Mikrotik adalah WinBox
yang dimana membantu mempermudah konfigurasi.
Berikut konnfigurasi Mikrotik Hitspot
melalui WinBox:
1.
Koneksikan port 1 ke modem menggunakan kabel
LAN.
2. Sambungankan
komputer menggunakan kabel LAN dari port Ethernet di Laptop/PC ke port PoE In
pada router Mikrotik.
3.
4.
Masuk ke Tab Neighbosr,
klik Refresh untuk mencari “MAC Address” yang terkoneksi. Lalu
pilih “MAC Address” jika sudah memilih “MAC Address”, Klik
“connect”.
5.
Berikut adalah tampilan “WinBox
Connected”
6.
Pilih menu “Interface”,
maka akan terbuka “Interface List”.
7.
Anda dapat melihat jumlah “Interface”
yang terpasang pada jendela “Interface List”. Pilih salah satu nama “Interface”
dengan menggunakan double-click pada kolom Name.
8. Double-click pada “ether1”, ganti
Name “ether1” menjadi “eth1-internet”, Lalu klik ‘OK”.
9. Double-click pada “ether2”,
Ganti Name “ether2” menjadi “eth2-komputer”, Lalu klik ‘OK”.
10. Selanjutnya memberi IP pada setiap Ethernet,
pertama kita beri IP pada interfaces internet (IP yang diberikan oleh ISP),
berikut caranya:
- Klik IP
> address > “+“
- Address
: 192.168.201.22/24
- Network
: (Di kosongkan)
- Interface
: ether1
- Kemudian klik “OK”
11. Kemudian langkah selanjutnya adalah memberikan
IP pada interfaces komputer, isi kolom seperti ini:
·
Address : 192.168.1.22/24
·
Network : (Di kosongkan saja karena akan mengikuti subnet
diatas)
·
Interface : ether2
·
Kemudian klik OK
12. “IP
Address” sudah ditambahkan untuk masing-masing “Interface
List”.
13. Selanjutnya ke “DHCP
Server” Pilih “DHCP Setup” dan Interface pilih “ether1” setelah
itu Next sampai akhir. Berikut tampilan DHCP Setup
14. Setelah itu, kita akan setting DNS
server.
·
8.8.8.8
·
8.8.4.4
Setelah itu Centang
: “Allow-remote-request”, Kemudian klik “OK”
15. Untuk langkah
selanjutnya adalah membuat NAT=MASQUERADE yang digunakan agar IP LOCAL
atau area local dapat terhubung internet. Cara seperti dibawah ini:
- Klik IP
> FIREWALL > NAT > +
- Tab
general.
- Chain=
srcnat
- Out-interface=
ether1
- Tab
action.
- Action=Masquerade
- Kemudian klik OK
Jika sudah
Selesai Maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut:
16. Langkah
selanjutnya membuat Routes dengan gateway yang diberikan oleh
provider ISP, berikut caranya:
- “Klik
IP” > “ROUTES” > “+”
- Dst-address
: 0.0.0.0/0
- Gateway
: 192.168.201.1
192.168.201.22
192.168.1.22
- Klik OK
17.
Kemudian setting IP pada
leptop anda masuk ke menu network and sharing center
- Klik
Local area connection – properties – network protocol version 4
- IP
address: 192.168.1.23
- Subnet
mask: 255.255.255.0
- Default
gateway: 192.168.1.22
- preferred
DNS serve : 8.8.8.8
- alternate
DNS Server : 8.8.4.4
- Kemudian klik OK
Tunggu
beberapa saat jika sudah selesai maka lambang internet akan muncul seperti
gambar berikut:
18. Untuk meyakinkan bahwa inter sudah berjalan di
laptop kita, selanjutnya bisa kita buka command prompt caranya klik tampilan
windows didalam kotak search programs, ketik CMD – enter lalu ketik ping
google.com jika setatus replay maka menunjukan bahwa leptop kita sudah
terkoneksi internet seperti gambar berikut:
HOTSPOT
19. Berikut
adalah gambar dari daftar “Interface List”. Setalah itu, klik “wlan1”
klik tanda “✔”
untuk mengaktifkan “Interface”. Lalu klik 2x “wlan1” dan pilih “Wireless”.
20. Setting:
Mode = AP Bridge
Band = 2GHz-B/G/N
SSID = Sapa Asila (Nama
Kalian/Bebas)
Setelah itu “Apply”
dan “OK”
21. Setelah
selesai setting“Wlan1”, Selanjutnya konfigurasi “IP” ➜ “Hotspot”. Klik “Hotspot Setup”
22. Tampilan
“Hotspot Setup”. Memilih Interface “Wlan1” untuk “Hotspot”.
Klik Next sampai “DNS Name”.
23. Pemberian
nama “DNS Hotspot Server” pada Interface “www.sapa.com”. Klik Next.
24. langkah
terakhir, tentukan username dan pasword untuk login ke jaringan hotspot Anda.
Ini adalah username yang akan kita gunakan untuk mencoba jaringan hotspot kita.
Sampai pada langkah
ini, jika di klik Next maka akan muncul pesan yang menyatakan bahwa setting Hotspot
telah selesai
25. Setelah
itu, tambahkan User (tergantung mau ada berapa yang akses) dan masukan “Password”
26. Selanjutnya kita akan mencoba mengkoneksikan
laptop ke wifi hotspot yang sudah kita buat. Kemudian buka browser dan akses
web sembarang (pastikan Anda mengakses web yang menggunakan protokol http,
karena hotspot mikrotik belum mendukung untuk redirect web yang menggunakan https),
maka Anda akan dialihkan ke halaman login hotspot seperti pada gambar berikut
ini:
Untuk mencobanya, silahkan coba login dengan
username dan password yang telah Anda buat pada langkah sebelumnya. Jika
berhasil login maka akan membuka halaman web yang diminta dan membuka popup
halaman status Hotspot.
GAMBAR
BAB
III
Block
Situs
Berikut cara block situs YouTube di Mikrotik
menggunakan Layer7 Protocol:
Sebelum memblokir situs website YouTube
atau BSNP Indonesia, pastikan situs tersebut dapat diakses dengan normal tanpa
kendala.
1. Pertama
silahkan pilih menu IP →
Firewall → setelah masuk pada menu
firewall pilih Layer7 Protocol. Lalu pilih menu Add (+).
2. Selanjutnya
akan muncul tab Firewall Layer7 Protocol. Silahkan isi Name sesuai keinginan,
disini saya mengisinya dengan YouTube dan pada Regexp isi domain website
yang akan diblokir dengan script Layer7 ^.+(youtube.com).*$ Karena
disini akan memblokir YouTube.
3. Setelah
itu pilih Filter Rules dan klik Add(+). Pilih General, Chain: Forward
lalu isikan Address: 192.168.1.0/24.
4. Beralih
pada Advanced silahkan pilih situs yang akan diblokir pada menu
Layer7 Protocol yaitu YouTube.
5. Terakhir
silahkan klik Action kemudian pilih opsi drop pada menu Action.
Setelah itu klik Apply dan Ok.
6. Setelah
selesai kita masuk pada tahap pengujian. Kita cari pada mesin pencarian google yt
atau YouTube lalu pilih paling atas dan jika berhasil akan muncul
tampilan seperti di bawah ini.
BAB
IV
PENUTUP
Kesimpulan
Konfigurasi
mikrotik sebagai hotspot server dapat dilakukan dengan menggukan aplikasi
winbox.
Saran
Lakukan
pembatasan kecepatan pada masing - masing client agar mendapatkan kecepatan
yang sama saat mengakses internet.